Peningkatan Kapasitas Perajin Gula Kelapa di Kokap melalui Pelatihan SOP Organik dan Sanitasi
KULON PROGO -(22/04/2026) Upaya peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal terus dilakukan oleh para pelaku usaha gula kelapa di wilayah Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Melalui kegiatan pelatihan yang difokuskan pada penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan gula kelapa organik serta sanitasi produksi, anggota kelompok usaha mendapatkan pembekalan penting untuk meningkatkan mutu produk sekaligus memperluas akses pasar.
Pelatihan ini diikuti oleh perajin gula kelapa yang tergabung KWT Giriloji – KWT Tiwi Manunggal. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 April 2026 berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan narasumber dari BRMP DIY.
Materi yang disampaikan meliputi pemilihan bahan baku nira kelapa yang berkualitas, teknik pengolahan tanpa bahan kimia tambahan, serta proses pemasakan yang tepat untuk menjaga kandungan alami gula. Selain itu, aspek sanitasi menjadi perhatian utama dalam pelatihan ini, mulai dari kebersihan alat produksi, lingkungan kerja, hingga higienitas pekerja.
Ketua kelompok usaha gula kelapa, Sutriyana menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman anggota terkait pentingnya standar produksi yang baik. “Dengan adanya SOP yang jelas dan penerapan sanitasi yang benar, diharapkan kualitas gula kelapa yang dihasilkan akan lebih konsisten dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor,” ujarnya.
Selain meningkatkan kualitas produk, penerapan SOP dan sanitasi juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen internasional terhadap gula kelapa asal Kokap. Produk gula kelapa organik dinilai memiliki potensi besar karena semakin tingginya permintaan pasar terhadap produk alami dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Diharapkan, melalui peningkatan kapasitas ini, para perajin gula kelapa KWT Giriloji – KWT Tiwi Manunggal dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri, profesional, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.